Sabtu, 27 Februari 2016
Minggu, 24 Januari 2016
Inilah Lima Anggota Panitia Pengawas Pemilih (Panwasli) Aceh Untuk Pilkada 2017
Syamsul
Bahri SE MM
Pengajar di Fakultas Ekonomi (FE) Universitas
Malikulsaleh (Unimal) Lhokseumawe.
Ketua Pengawas Pemilu/Panwaslu Aceh Utara
periode Tahun 2004, 2006 dan 2009.
Ir
Tharmizi MH
Anggota KPU/KIP Aceh Besar Tahun 2003 sampai
2008.
Ketua KIP Aceh Besar Tahun 2008
Irfansyah
SH
Pendiri surat kabar Aceh
News. dan juga berprofesi
sebagai advokat
Ismunazar
SE
Anggota Panwaslu Aceh Utara Tahun 2006
Ketua Panwaslu Aceh Utara Tahun 2013
Irhamsyah
SH
Ketua Panwaslu Aceh Timur Tahun 2013
(DIKUTIP DARI PORTAL ACEH NEWS)
Selasa, 19 Januari 2016
Sabtu, 16 Januari 2016
Jelang Pilkada 2017 Awasi Kinerja KIP Aceh dan KIP kab/Kota Serta Perangkat di Bawahnya
Pemilihan
Kepala Daerah di Aceh segera di mulai, tahapan-tahapan pelaksanaannya mulai
dilaksanakan oleh KIP Aceh dan seluruh KIP Kab/Kota, mulai usulan anggaran,
sosialisasi serta kesiapan dalam menghadapi
Pilkada 2017,
Usulan
Anggaran KIP Aceh dan KIP Kab/Kota tiap daerah bervariasi dalam pengajuannya,
namun semua menurut peraturan yang berlaku, tetapi apakah betul sesuai aturan
yang berlaku, atau ada kepentingan pihak-pihak lain di dalamnya.
Kenapa
dikatakan ada kepentingan pihak-pihak lain didalam penyusunan anggaran
pelaksanaan pilkada karena kita lihat kembali ke belakang setiap penyusunan
anggaran pilkada selalu terjadi komplik antara KIP sebagai pelaksana dan Pemda
sebagai penyedia anggaran, sering kali terjadi perdebatan dalam usulan
anggaran, tetapi akhirnya yang menang tetap KIP sebagai pelaksana, tetapi
pernahkah kita tahu apakah anggaran itu sesuai atau hanya sekedar untuk mencari
kepentingan pribadi semata, karena kita tidak pernah tahu rinciannya dan
penggunaannya, yang kita tahu hanya besarannya yang di publikasikan. Disinilah
pentingnya peran pihak ketiga untuk mengawasi Anggaran Pelaksanaan Pilkada
tiap-tiap daerah.
2. PPK, PPS dan KPPS
PPK, PPS
dan KPPS adalah para pelaksana pilkada di tingkat kecamatan atau setingkat di
bawah KIP Kab/Kota, dalam pelaksanaan pilkada merekalah yang menggatur
kesuksesan di tingkat kecamatan masing-masing kabupaten, namum kalau kita lihat
kinerja PPK, PPS dan KPPS pada Pemilihan umum yang lalu, sangat banyak dari
PPK, PPS dan KPPS yang bermasalah, mulai dari data pemilih, perhitungan suara
dan praktek money politik, di tiap-tiap
kecamatan banyak sekali kecurangan yang dilakukan para PPK, PPS dan KPPS, itu bisa
kita lihat dari banyaknya sengketa yang terjadi pada Pemilu yang lalu.
Pada
Pilkada Serentak tahun ini KPU mengeluarkan PKPU No 3 Tahun 2015 "Dalam
PKPU No.3 Tahun 2015 Pasal 18 Huruf k ditegaskan bahwa mereka yang berhak
menjadi panitia adhoc tidak lebih dari dua kali. Artinya mereka yang sudah
pernah menjadi panitia adhoc sebanyak dua kali, baik itu PPK, PPS, maupun KPPS,
tidak diperkenankan lagi mengikuti rekrutmen kali ini.
Namun apakah peraturan baru itu
bisa dijalankan sesuai aturan yang berlaku atau hanya peraturan yang di buat untuk di langgar, karena kita
tahu, yang menjadi PPK, PPS dan KPPS adalah orang-orang yang memiliki
kepentingan politik dalam setiap pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada.
Namun
kita berharap kepada KIP Kab/Kota dalam pemilihan anggota PPK, PPS dan KPPS
dalam menghadapi Pilkada 2017 betul-betul berpegang pada aturan yang berlaku,
dan anggota PPK, PPS dan KPPS yang di pilih nanti adalah orang yang jujur dan
netral dalam pelaksanaan pilkada 2017
3. Panwaslu Kab/Kota
Panwaslu dan pawascam di tiap-taip daerah
hendaknya berkerja secara netral, karena kita lihat pada Pemilu yang lalu,
banyak sekali pelanggaran yang terjadi namun hanya sebagian kasus yang diberikan peringatan, tetapi banyak kasus pelanggaran yang berat tidak
ditindak, apakah mereka takut pada sekelompok orang, ataukah mereka terlibat
bermain dengan kelompok-kelompok tertentu.
Namun harapan kita kedepanya nanti bahwa orang-orang
yang terpilih nanti bisa benar-benar mengawasi setiap pelanggaran yang terjadi
dalam pilkada dan bekerja secara profesional serta netral tanpa memihak maupun
mendukung salah satu calon.
Dalam menyambut Pilkada 2017 ini mari
kita semua menggawasi pelaksanaannya, karena dengan berjalannya pilkada 2017
dengan jujur dan aman maka akan lahir pula pemimpin yang jujur dan baik pula.
Di lain sisi kita sangat mengharapkan
kepada lembaga-lembaga pemantau serta pihak-pihak yang ikut mengawasi Pilkada
mendatang agar benar-benar bekerja secara jujur dan profesional demi kemajuan
daerah Aceh.(ilol)
Tarmizi Abdul Karim Nyatakan akan Maju di Pilgub Aceh 2017
BANJARMASIN - Pejabat Gubernur Kalimantan Selatan, Tarmizi
Abdul Karim menyatakan sikap akan ikut maju bertarung sebagai calon Gubernur
Aceh di Pilkada 2017.
Pernyataan tersebut dia ungkapkan terus terang ketika
menggelar pertemuan dengan unsur pejabat teras Pemprov Kalimantan Selatan, "Sebentar
lagi saya pensiun di November, dan saya akan kembali mencalon menjadi Gubernur
Aceh di 2017," kata Pejabat Gubernur Kalsel itu.
Tokoh Aceh yang kini menjabat Kementerian Dalam Negeri
itu mengatakan dirinya merasa terpanggil untuk melanjutkan pembangunan
berkelanjutan di Aceh.
Tarmizi mengaku sudah menjalin komunikasi dengan
sejumlah partai politik, di antaranya dengan Demokrat dan Nasdem.
"Saya sudah membuatkan tekad, dan bahkan sudah
ada persiapan dan sudah ada komunikasi dengan Partai Nasional, semisal Demokrat
dan Nasdem," tandasnya
Rabu, 06 Januari 2016
KIP ACEH dan Kesbangpol Silang Pendapat Soal Anggaran Pilkada 2017
DALAM acara diskusi
tersebut juga sempat terjadi silang pendapat antara Kepala Badan Kesbangpol dan
Linmas Aceh, Nasir Zalba, dan Wakil Ketua KIP Aceh, Basri M Sabi.
Nasir Zalba dalam sesi tanya jawab menjelaskan bahwa prinsip dari pilkada serentak itu adalah efesiensi
anggaran.
“Saya punya usul,
kenapa tidak buat poster dan bagikan kepada pemilih. Kalau kita banyak
menumpahkan uang untuk baliho, yang kaya adalah pengusaha baliho, masyarakat
juga tidak sempat lihat,” ucapnya. Menurut Nasir, rakyat Aceh harus diperlakukan
dengan pendekatan khusus, yakni dengan melakukan tatap muka ketimbang cetak
baliho. “Untuk menyemarakkan pilkada, silakan KIP dan Dispora bekerja
sama,” ujar Nasir Zalba. Apa yang
disampaikan Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Aceh itu kemudian dibantah oleh
Basri M Sabi.
Pemasangan baliho itu
ditegaskan Basri, merupakan perintah undang-undang dan setiap calon minimal
harus ada empat baliho per kecamatan. “Efektif
dan efesien, itu betul. Tetapi untuk alat peraga kampanye, itu sesuai aturan.
Kalau tidak dilaksanakan, ini melanggar undang undang,” jelasnya.
Selain itu, apabila
pemasangan baliho ini tidak dilaksanakan, dikhawatirkan akan menjadi peluang
atau celah bagi calon yang kalah untuk menggugat KIP. “Makanya terkait alat peraga kampanye itu wajib
kita laksanakan, karena itu diatur dalam undang-undang,” pungkas Basri.
Kamis, 31 Desember 2015
NAMA-NAMA ANGGOTA PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KABUPATEN ACEH UTARA PEMILU 2014
|
| ||
| SAWANG | MUARA BATU | DEWANTARA |
| Darul Qudni, S.Pd | Azwar Sari | Armansyah, S.Km |
| M. Furqan, ST | Hermanto | M. Fazil, ST |
| Zulkifli, S.Sos | M. Iqbal | Hidayat |
| Afrizal | Iryani, SE | Putriani, S.Pd |
| Ramli | Amru Alba Abda, S.Ap | Marzuki H.A Cut |
| NISAM | BANDA BARO | NISAM ANTARA |
| Samsul Bahri | Tajuddin, S.Sos | M. Usman, Spdi |
| Nahyul Mauli | Kariman Yaransuli | Ilham Wahid |
| Muhammad, A.Md | Bakhtiar | Misbahuddin |
| Amrizani | Abdullah, SE | Attarmizi |
| Hamidansyah, A.Mk | Sahimi | Izhar Fauzi |
| KUTA MAKMUR | SIMPANG KEURAMAT | SYAMTALIRA BAYU |
| Lukmanul Hakim, SE | Zulfadli | Rusli Ibrahim |
| M. Sadek | Abdul Hamid | M. Zubir |
| T. Yusrizal, SH | Awaluddin Dahlan | Cut Muhammad |
| Nurjubah | Nazaruddin | Nuruzzahri, S.Pdi |
| Maulidawati, SP | dedi Saputra | Sarwadiah, S.Pdi |
| GEUREUDONG PASE | SAMUDERA | MEURAH MULIA |
| Taufiqurrahman | Asyari | Faisal,S.Hut |
| Nasruddin M. Ali B | Tasrizal, Shi | Lukman |
| Amril | Fadli, ST | Samir Fauzi,SE |
| M. Rizal | Zulkarnaini, Ssy | Sadaruddin |
| Samsul Bahri | Ita Krisnawati, SE | Hasbi,SE.Sy |
| SYAMTALIRA ARON | TANAH PASIR | LAPANG |
| Abdu Gani | Abdul Wahab | Faisal |
| Syarkawi | Ramli Ismail | Hamdani AW |
| Sayuti,A.Md | Zulkifli | Darmani |
| FauZi | Saifullah,S.Sos | Juni Saputra |
| Nurhaslita Sari | Sri Wahyuni,S.Pdi | Munzir ZA |
| NIBONG | TANAH LUAS | MATANGKULI |
| Zulfahmi, ST | Fauzan Novi, Spd | Zauhari |
| Eti, Spd | Itarfi Tahir | Ishak |
| Fitrhianur, Spd | Mahyadiyar, Spd | Zulfahmi, S.Sos.i |
| Muhajir, Amd | Abdullah, SE | Fakhrizal |
| Sulaima Raju, ST | Azhari | Sadli, SH |
| PIRAK TIMU | PAYA BAKONG | LHOKSUKON |
| Basyaruddin SP | A. Syarifuddin | Abubakar, M.S.Pd |
| Ishak Ismail | Herawati, Spd | Rudi Kurniawan, S.Sos |
| T. Mohd. Muchtar | Amiruddin, Spdi | TM. Nuryadin, Amd |
| Halimatussakdiah | Muslim | Juliansyah, ST |
| Muhammad Yusuf | Asrizal, Amd | Azhari, SH |
| COT GIREK | BAKTIYA BARAT | BAKTIYA |
| Nasruddin, SE | M. Nur Furqan | Zulkarnaini |
| Rudy, SE | Fakhrulrrazi, ST | Zulfahmi |
| Aidil Saputra, SH | Agussarmin | Khairul Amri |
| Joko Safrianto, SE | Ir. Abdullah Daud | Hambali, Amd |
| Munajir, S.Sos | Mohd. Fadli. ST | Laili Sakdah, Amd |
| SEUNUDDON | TANAH JAMBO AYE | LANGKAHAN |
| Abdul Radak | Barnawi Yakob | Drs. M. Nur |
| Kamaruddin Ahmad | Cut Shinta Dewi, Spdi | Udi Priangono, Shi |
| Nurlaila | Sanusi Yusuf | Zaini |
| M. Nur Sei | Yandransyah | Kasmoini |
| Sudirman | Muktaruddin, Spdi | Muktaruddin, Spdi |
| Keterangan : Data KIP Aceh Utara | ||







