Minggu, 19 Februari 2023

Kesbangpol Aceh Utara Berikan Pendidikan Politik Bagi Masyarakat di Kecamatan Samudera

 











Lintas Rakyat Post | Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh Utara melaksanakan kegiatan Pendidikan Politik kepada masyarakat, yang berlangsung di aula kantor Kecamatan Samudera, Kamis (16/02/2023).

Kegiatan Pendidikan Politik di Kecamatan Samudera dilaksanakan dengan Tema yang “Meningkatkan Partisipasi dan Peran Aktif Masyarakat Guna Mewujudkan Pemilu Tahun 2024 Yang Damai dan Berkualitas”.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Utara, Muhammad Zulfhadli, S.Sos, dalam kata sambutannya mengatakan, pemahaman untuk berpolitik dan kesadaran terhadap hak-hak Politik kepada masyarakat sebagai pemilih akan dapat menggunakan hak pilihnya.

“Dengan di lakukannaya kegiatan Pendidikan Politik kepada masyarakat ini, kita harapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan Pemilu dan Pemilukada tahun 2024 mendatang,” kata Zulfhadli.

Kepada para peserta pendidikan poliyik, pihaknya juga mengharapkan kiranya mengikuti acara tersebut dengan baik. Sehingga mendapatkan manfaatnya untuk dapat dikembangkan kepada masyarakat lainnya.

Dalam kesempatan tersebut turut di hadirkan Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara, Zulfikar, SH, MH, sebagai pemateri pada kegiatan ini. Adapun materi yang disampaikan yaitu “Peran KIP Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Pemilu 2024”.

Ketua KIP Aceh Utara menyampaikan bahwa seluruh warga negara yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, dijamin untuk dapat berpartisipasi dalam Pemilu tanpa adanya diskriminasi baik secara Politik maupun Suku, Ras, Agama maupun antar golongan.

Selain Ketua KIP Aceh Utara, Kesbangpol Aceh Utara turut serta juga menghadirkan pemateri dari Bappeda Aceh Utara Saiful Fata, ST, dalam kesempatan tersebut Saiful Fata, ST, menyampaikan tentang “Kebijakan Politik Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah”.

Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dalam Undang-Undang ini mencakup lima pendekatan dalam seluruh rangkaian perencanaan, yaitu Politik, Teknokratik, Partisipatif, atas-bawah (top-down), dan bawah-atas (bottom-up).

Selain KIP Aceh Utara dan Bappeda Aceh Utara, Kesbangpol Aceh Utara juga tidak ketinggalan menghadirkan pemateri dari Panwaslih Aceh Utara yaitu, Safwani, SH, MH, yang menyampaikan materi tentang “Pengawasan dan Penegakan Hukum Pemilu”.

Safwani, SH, MH menyampaikan, pengawasan Pemilu dilakukan oleh Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi, Bawaslu Kab/Kota, Panwascam, PPG, PTPS, berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.

Pengawasan dapat dilakukan oleh masyarakat-wujud partisipasi masyarakat terlibat dalam pemilu(Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum).(zahlol)

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Utara Laksanakan Pendidikan Politik Di Kecamatan Nisam

 


Lintas Rakyat Post | 15 Februari 2023 - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Aceh Utara, memberikan pendidikan politik kepada masyarakat guna menyukseskan pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024 mendatang.


Kegiatan tersebut tersebut digelar di  Kecamatan Nisam  yang dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2023 dengan jumlah peserta sebanyak 60 orang.


Sedangkan dalam kegiatan tersebut turut menghadirkan Pamateri diantannya, dari Komioner KIP Aceh Utara, Muhammad Usman, SAg, Komisioner Panwaslih Aceh Utara, T Yuherli Basri, ST, dan Safwani, SH, MH, serta  dari Bappeda Kabupaten setempat, Saiful Fata, ST.


Ketua Panitia Pelaksana Drs Husaini, MAP menyebutkan Kegiatan Pendidikan Politik itu mengambil tema“Meningkatkan Partisipasi dan Peran Aktif Masyarakat Guna Mewujudkan Pemilu Tahun 2024 yang Damai dan Berkualitas” sedangkan peserta berasal dari tokoh masyarakat dan pemuda.


“Kegiatan Pendidikan Politik kepada masyarakat dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan tatacara memilih sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sekaligus memberi pemahaman tentang hak-hak politik sebagai warga negara.”kata Husaini.


Kepala Badan Kesbangpol  Kabupaten Aceh Utara Muhammad Zulfhadli, SSos, dalam sambutannya mengatakan kunci utama keberhasilan Pemilu adalah dengan adanya partisipasi politisi secara bersama-sama dengan rakyat.


“Untuk itu, perlu diberi pemahaman untuk berpolitik dan kesadaran terhadap hak-hak politik kepada masyarakat sebagai pemilih, sehingga mereka akan dapat menggunakan hak pilihnya secara mandiri dan cerdas,” jelas Zulfhadli.


Menurutnya dengan adanya pendidikan politik diharapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam seluruh proses dan tahapan Pemilu, sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) dan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara.


“Kita berharap, dengan adanya kegiatan pendidikan politik tersebut, maka partisipasi masyarakat dalam menyukseskan Pemilu dan Pemilukada tahun 2024 mendatang akan lebih meningkat.”harapnya.


Komisoner KIP Aceh Utara, Muhammad Usman, dalam materinya menyampaikan tentang Partisipasi Pemilih 2019, serta Langkah Perbaikan  karena capaian partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 secara nasional yaitu 81,97 persen. Data ini melebih target yang direncanakan pada kisaran 77,5 persen.


“Bahkan partispasi pemilih di level Provinsi Aceh mencapai 81,85 persen, dan di Aceh Utara mencapai 75,85 persen. Ke depan kita harapkan tingkat partisipasi pemilih menjadi lebih mneingkat, khususnya di Aceh Utara,” harapnya.


Sementara dalam paparan kedua komisioner Panwaslih Aceh Utara, T Yuherli Basri, dan Safwani, menyampaikan tentang materi tentang Mengawal Demokrasi Pemilu Serentak Tahun 2024, karena Pemilu menjadi sangat penting demi menghasilkan pemerintahan yang kredibel, akuntabel dan demokratis.


“Pemilu adalah sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, dalam bingkai Negara Kesatuan Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.”jelasnya.( zahlol )

Kamis, 11 Februari 2021

Wakil Bupati Aceh Utara Hadiri Penyuntikan Perdana Vaksin Codiv-19 Di RSUD Cut Meutia



Lhoksukon - Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf menghadiri kegiatan penyuntikan perdana vaksin Covid-19 dalam rangka pencanangan vaksinasi di RSUD Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara, Rabu, 10 Februari 2021.

Kegiatan penyuntikan perdana vaksin Covid-19 di RSUD Cut Meutia juga turut dihadiri para pejabat Forkopimda Aceh Utara, di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara Pipuk Firman Priyadi, MH. 

Pada kesempatan itu, Kajari mendapat suntikan perdana vaksin Covid-19. Sedangkan Wakil Bupati Fauzi Yusuf belum dapat dilakukan vaksinasi karena kondisi kesehatan kurang mendukung, di antaranya tensi darahnya berada di atas 130.

Bapak Wakil Bupati Fauzi Yusuf menjelaskan “Nanti akan dilakukan ulang pada tahap kedua, setelah 14 hari dari sekarang, jadi semua yang tidak bisa divaksin pada hari ini nanti akan divaksin ulang pada tahap kedua.